• 30

    Jul

    Sepenggal Sajak Buat Para Pelajar Pejuang

    Di negeri yang sarat pecundang Tak ada lagi tempat layak bagi pejuang Bila tanpa perang Jika tidak pakai pedang Kalau tanpa garang Andai ada laga menghadang Sepenggal kata tak lagi bermakna Saat semua berbicara dengan amarahnya Ketika curiga jadi panglima Dalam wajah-wajah beringas penguasa Yang siap melindas dengan seragamnya Yang berasa kuat waktu pegang senjata Tapi tiada daya ketika berhadapan sang satria perwira sejati yang berbudi pekerti yang junjung tinggi amanat negeri bebaskan anak-anaknya dari penjajahan atas kebodohan yang terpelihara kemiskinan mental para pecundang yang berlindung di balik ketiak sang penguasa bersekutu hancurkan tanah air Wahai para pelajar pejuang merdeka nyala api mu tak kan pernah padam dalam dada dan jiwa karena kamu selalu sedia satu peluru tuk
  • 30

    Jul

    Untukmu Ibu - Puisiku (1)

    Ibu.. Seperti kau ajarkan padaku dan anak-anakmu Ilmu itu pelita dari segenap kegelapan dunia dan kekuatan di kala terang benderang Dengan ilmu kami hidup dari segala kepicikan yang kian bergulir membesar bagaikan bola api yang akan memangsa siapapun dan apapun yang ada di garis lintasnya Ibu… saat kehidupan kian tak berarah pohon-pohon keraifanmu menuntun jalan meski sangat kecil karena… bukan yang banyak itu baik tapi yang baik pastilah jadi yang terbanyak karena kebaikan itu selalu berbuah banyak dari kebanyakan yang kering dan gersang akan makna dalam kehidupan dan penghidupan Ibu… aku kian mengerti kepahlawanan dalam dirimu bukan sekadar tanda dan kata yang jadi pedoman kebanyakan yang jadi kebanggaan diri para pengejar kehormatan ya
  • 29

    Jul

    Mengenang Pertempuran Sidobunder 2 September 1947

    Oleh: Djokowoerjo Sastradipraja; Prof. Dr; drh; Pengantar Pertempuran Sidobunder tercatat sebagai salah satu pengalaman kontak senjata dengan Belanda yang meminta korban anggota Tentara Pelajar Yogyakarta. Kisah pertempuran ini dimuat dalam buku Peran Pelajar dalam Perang Kemerdekaan diterbitkan oleh Pusat Sejarah dan Tradisi Angkatan Bersenjata R.I, cetakan I 1985. Meski sudah didokumentasikan secara formal terasa bahwa banyak kejadian rinci yang belum terungkap dank arena itu dari para pelaku yang saat ini masih dalam keadaan sehat jiwa raga atas berkat karunia Tuhan Yang Mahaesa diharapkan dapat mengumpulkan memoir tertulis guna melengkapi dokumentasi mengenai partisipasi pelajar dalam perjuangan fisik. (biografi beliau saya kumpulkan di bagian lain Toto Karyanto). Menempati Po
  • 28

    Jul

    Semboyan dan Pepatah

    Salah satu semboyan yang cukup popular di kalangan Tentara Pelajar adalah : ” Kesetiaanku pada bangsa dan negara dari buaian sampai ke liang lahat “ Semboyan ini memotivasi para anggota Tentara Pelajar ketika akan berangkat dan tengah berada di medan juang. Suatu wujud nyata nasionalisme yang menyatukan semangat dan tekad menjadi daya juang luar biasa. Semboyan lain, khususnya di kalangan ex Tentara Pelajar Kedua Selatan adalah: “Mangan ora mangan kumpul, nek ora teka kebangeten” Arti harfiahnya adalah ada atau tidak ada hidangan dalam sebuah perhelatan yang dilakukan oleh anggota atau pengurus, sepanjang diberi tahu, maka menghadirinya lebih penting. Maknanya tentu menguatkan solidaritas sosial, esprit de corps ethics dll.
  • 28

    Jul

    Pistol dan Kempis Patung Pelajar Pejuang 45 Raib - Baban Gandapurnama - detikBandung

    Bandung Ada sesuatu yang janggal jika anda sering berlalu-lalang di Jalan Viaduct (Jalan Pelajar Pejuang 45), Bandung, sepucuk pistol dan kempis yang menempel di Patung Pemuda Pelajar Pejuang 45 raib secara misterius. Belum ada kepastian jelas sejak kapan kedua benda itu hilang. Berdasarkan pantauan detikbandung, kempis atau tempat minum yang menempel di pinggang sebelah kanan patung tersebut hilang. Begitupun sepucuk pistol yang terpasang di bagian kiri pinggang. “Kalau yang saya tahu, awalnya pada bagian kiri pinggang itu terdapat kempis. Soalnya saya sering lewat ke Jalan Viaduct ini,” kata Yana (45) warga Sukajadi, Bandung, saat ditemui di sekitar lokasi, Senin (27/4/2009). Terlihat, pada masing-masing bagian pinggang itu menyisakan bolongan melompong berbentuk perse

Author

Follow Me